Idwacana

1 2 3 4 5
Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Blog adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan

Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Sejarah

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.

Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Komunitas Blogger

Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari [para blogger] berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.

Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.

Budaya populer

Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di internet, dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali perangkat lunak, peralatan, dan aplikasi internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya. Selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas para blogger meninggalkan tautan di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar.

Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama melalui program periklanan (misalnya AdSense, posting berbayar, penjualan tautan, atau afiliasi). Sehingga kemudian muncullah istilah blogger profesional, atau problogger, yaitu orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog[rujukan?], karena banyak saluran pendapatan dana, baik berupa dolar maupun rupiah, dari aktivitas ngeblog ini.

Risiko kejahatan

Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.

Kamis, 22 Desember 2011

Kebebasan Berekspresi di Dunia Maya dengan nama palsu

Masih ingat ketika sebuah video yang berisikan seorang polisi yang menyanyikan lagu india dengan bergaya seperti Sarukhan? Iya,, video Norman itu membuat orang-orang pada kaget, seorang polisi ternyata bisa berekspresi seperti itu. Dia sedang menghibur temannya dengan lipsing lagu india dan bergaya seolah penyanyi India. Sontak, video yang diupload di youtube itu tersebar kemana-mana dan membawa popularitas pelakunya, Norman.

Setiap orang akan cenderung untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya, dilihat atau didengarnya. Ungkapan itulah ekspresi, bisa lewat gerak badan, raut muka, ucapan dan tulisan. Di era yang internet berkembang dengan pesat ini, di era sosial media orang menemukan tempat barunya untuk mengungkapkan ekspresinya.

Orang menjadi tidak malu-malu lagi mengungkapkan perasaannya. Orang jadi lebih senang mengungkapnya di sosial media dibanding langsung di dunia nyata. Orang bebas untuk berekspresi. Mau menuliskan apa saja di twitter, facebook atau bahkan blog. Lewat media tersebut mereka menuliskan tanggapan, perasaan ataupun ide yang ada dipikiran dan hatinya mengenai apa sedang dialaminya, didengar atau dilihat.

Beberapa waktu yang lalu, ketika facebook diawal kepopulerannya. Disanalah terlihat ekspresi-ekspresi yang beragam dari masyarakat kita. Ada gerakan untuk mendukung atau menetang sesuatu. Ada murid-murid yang mengolok-olok gurunya di facebook. Berbagi foto terbarunya. Dan lain sebagainya.

Internet, media sosial menjadi tempat bebas untuk berekspresi. Ekspresi senang, galau, rindu, benci, marah dan sebagainya bisa diungkapkan di twitter, facebook, atau blog. Ada seorang yang menuliskan pengalamannya berlibur, ada yang menulis perasaan ketidakadilan yang dialami orang tuanya. Semua itu harus ditulis dan diekspresiakan dengan wajar dan bertanggung jawab.

Tentunya kebebasan berekspresi itu tidak selamanya berjalan dengan selayaknya. Masih banyak konten yang vulgar berseliweran di ranah internet. Konten umpatan, kebencian terhadap golongan atau agama masih banyak menyebar di dunia maya.

Sekarang, adalah bagaimana kita meminimalisir konten vulgar dan kebenciaan. Salah satunya selain mengkampanyekan internet sehat juga konten memperbanyak konten-konten yang bermanfaat. Saya yakin semua akan berjalan, baik yang negatif atau positif tapi harus diperbanyak yang positif sehingga yang negatif bisa tersisihkan. Ekspresi yang diposting lewat sosial media akan menjadi konten yang bisa dilihat banyak orang di internet.

Bagi saya, twitter dan blog adalah tempat untuk mengungkapkan uneg-uneg atau ide yang berkecamuk di pikiran. Menuliskan kegagalan dengan merenungi penyebab kegagalan itu. Menuliskan kekecewaan terhadap sebuah layanan. Atau menulis kegembiraan menikmati potensi atau kearifan lokal.

Sudah seharusnya berekspresi di dunia maya bukan hanya agar tidak dianggap ketinggalan zaman dan narsis belaka. Masih banyak anak muda yang “kesepian” lalu menggunakan sosial media untuk sekadar mengobatinya. Jadi mari kita gunakan kebebasan berekspresi ini untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Begitupun dengan berkomentar, karena itu adalah satu bentuk tanggapan atau ekspresi terhadap tulisan. Dalam memberi komentar dan menanggapi komentar juga haruslah bijak.

Kebebasan berekspresi janganlah menganggu orang lain. Kebebasan berekspresi mampu menyadarkan kita yang sebenarkan hidup di masyarakat. Kita adalah mahkluk sosial yang tidak bisa lepas dari orang lain. Kita membutuhkan mereka untuk saling melengkapi, menerima kelebihan dan kekurangan. Dibalik hak ada kewajiban, dibalik kebebasan berekspresi ada tanggung jawab.

Terkini

Yahoo

Okezone

EraMusim

Tribunnews

Terpopuler

Copyright © 2011. idwacana: Blog . All Rights Reserved
Template Design by Herdiansyah Hamzah - Creating Website - Published Borneo Templates
Themes modify By Idnusntara. Script by SimplexDesign - Powered By Blogger